Kalium asetat banyak digunakan sebagai agen pencair es alternatif, terutama di daerah dingin yang garam dapur tradisional (natrium klorida) memiliki keterbatasan. Senyawa ini efektif pada suhu serendah -26°C (-15°F), sehingga cocok untuk kondisi musim dingin yang keras. Selain itu, senyawa ini kurang korosif terhadap logam dan infrastruktur dibandingkan dengan agen pencair es berbasis klorida, sehingga mengurangi kerusakan pada kendaraan, jembatan, dan jalan. Salah satu keunggulan utama kalium asetat adalah dampak lingkungannya yang relatif lebih rendah, karena lebih mudah terurai secara hayati dibandingkan garam dapur tradisional.
Banyak bandara dan kotamadya telah mengadopsi kalium asetat karena korosifitas dan efisiensinya yang rendah. Sebagai contoh, studi dari Minnesota menunjukkan bahwa kalium asetat berfungsi sebagai alternatif yang efektif dan ramah lingkungan, terutama di wilayah perkotaan yang rentan terhadap polusi klorida yang memengaruhi air tanah dan danau.
Kembali ke atas