Pemasok Cina untuk aditif makanan berkualitas tinggi, aditif pakan, bahan kimia harian, bahan kimia pengolahan air, dan pupuk
0086-19851820538 carlos@khonorchem.com
News

Aplikasi Pupuk MKP Berkualitas Tinggi di Pertanian | Kegunaan & Dosis Monopotassium Fosfat

2025-03-14 Admin

Aplikasi Pupuk MKP (Monopotassium Phosphate) pada Pertanian

Pengenalan Pupuk MKP

Monopotassium Phosphate (MKP), rumus kimiaKH₂PO₄, merupakan sumber fosfor (P) dan kalium (K) yang sangat efisien, dua unsur hara makro esensial bagi pertumbuhan tanaman. Mengandung52% fosfor (P₂O₅)Dan34% kalium (K₂O), menjadikannya salah satu pupuk paling pekat yang tersedia. Karena kemurniannya yang tinggi, MKP banyak digunakan dalamfertigasi, penyemprotan daun, dan hidroponik, menyediakan nutrisi seimbang untuk tanaman tanpa menambahkan nitrogen.


Manfaat Pupuk MKP dalam Pertanian

  1. Kandungan Nutrisi Tinggi: Menyediakan dua nutrisi utama yang krusial bagi perkembangan tanaman — fosfor untuk transfer energi dan perkembangan akar, dan kalium untuk pengaturan air, aktivasi enzim, dan kualitas buah.

  2. Bebas Klorida: Aman untuk tanaman yang sensitif terhadap klorida seperti anggur, stroberi, dan bunga.

  3. Sepenuhnya Larut dalam Air: Mudah larut dalam air, cocok untuk irigasi tetes dan aplikasi daun.

  4. Meningkatkan Hasil dan Kualitas Tanaman: Meningkatkan pembungaan, pembuahan, dan meningkatkan ketahanan terhadap stres dan penyakit.

  5. Kompatibel dengan Pupuk Lainnya:Dapat dicampur dengan sebagian besar pupuk (kecuali yang mengandung kalsium atau magnesium).


Aplikasi Pupuk MKP di Bidang Pertanian

1. Fertigasi (Irigasi + Pupuk)

  • Dosis yang Direkomendasikan:

    • Tanaman rumah kaca: 0,5–1,5 g/L air irigasi.

    • Tanaman di lapangan terbuka: 10–25 kg/ha per aplikasi, tergantung pada jenis tanaman dan tahap pertumbuhan.

  • TujuanMendukung pembentukan akar, pertumbuhan vegetatif, pembungaan, dan perkembangan buah. Menyediakan unsur P dan K yang seimbang sepanjang siklus pertumbuhan.

2. Semprotan Daun

  • Dosis yang Direkomendasikan:

    • Konsentrasi: 1,0%–1,5% (10–15 g MKP per liter air).

    • Frekuensi: Setiap 10–15 hari selama periode pertumbuhan kritis seperti pra-pembungaan dan pembentukan buah.

  • Tujuan: Koreksi cepat kekurangan fosfor dan kalium, meningkatkan toleransi terhadap stres, memperbaiki pembentukan dan ukuran buah.

3. Hidroponik

  • Dosis yang Direkomendasikan:

    • Konsentrasi tergantung pada formulasi larutan nutrisi, biasanya 50–100 ppm fosfor dan kalium sebagai bagian dari campuran seimbang.

  • Tujuan: Menyediakan nutrisi yang bersih dan seimbang untuk budidaya tanpa tanah, terutama pada tanaman bernilai tinggi seperti tomat, mentimun, selada.

4. Pupuk Dasar (Kurang umum tetapi berlaku)

  • Digunakan dalam kombinasi dengan pupuk nitrogen untuk persiapan tanah awal ketika kadar fosfor dan kalium tinggi dibutuhkan.


Tanaman yang Cocok untuk Aplikasi MKP

  • Buah-buahan: Anggur, jeruk, apel, pisang, stroberi.

  • Sayuran: Tomat, mentimun, paprika, sayuran berdaun hijau.

  • Tanaman Pangan: Jagung, gandum, kedelai (terutama selama tahap reproduksi).

  • Bunga & Tanaman Hias: Mawar, anggrek, gerbera — meningkatkan pembungaan dan warna.

  • Tanaman Industri: Kapas, tembakau — meningkatkan kualitas dan hasil.


Waktu dan Tahapan Penggunaan

  • Tahap Perkembangan Akar:Penggunaan awal akan menghasilkan sistem akar yang kuat.

  • Tahap Pembungaan: Mendukung pembentukan bunga, mengurangi kerontokan bunga.

  • Pembentukan dan Kematangan Buah: Meningkatkan ukuran buah, kandungan gula, dan warna.

  • Periode Stres: Membantu tanaman mengatasi kekeringan, salinitas, dan penyakit.


Tindakan Pencegahan Penggunaan

  • Hindari mencampur MKP dengan pupuk kalsium dan magnesium dalam larutan yang sama untuk mencegah terjadinya presipitasi.

  • Jangan melebihi konsentrasi yang disarankan untuk menghindari daun terbakar dalam semprotan daun.

  • Pastikan penerapan yang seragam untuk hasil terbaik.


Kesimpulan

MKP adalah premiumpupuk bebas klorida, larut dalam airIdeal untuk berbagai macam tanaman dan praktik pertanian. Kandungan fosfor dan kaliumnya yang seimbang menjadikannya sangat penting untuk mencapai hasil dan kualitas tinggi, terutama selama tahap pertumbuhan kritis seperti pembungaan dan pembuahan. Dengan memasukkan MKP ke dalam program fertigasi atau pemberian pupuk daun, petani dapat memastikan pasokan nutrisi yang optimal, menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan hasil ekonomi yang lebih baik.

Kembali ke atas