Natrium Tripolifosfat (STPP) adalah dispersan dan deflokulan yang banyak digunakan dalam produksi ubin keramik. STPP berperan penting dalam mengoptimalkan sifat-sifat bubur keramik, meningkatkan kemampuan kerja, dan meningkatkan kualitas akhir produk keramik.
Dispersan dan Deflokulan:STPP membantu menyebarkan partikel keramik secara merata dalam bubur, mengurangi viskositas dan meningkatkan fluiditas.
Pengurangan Air:Ini menurunkan kebutuhan air pada slip keramik, mengurangi waktu pengeringan dan konsumsi energi.
Pencegahan Sedimentasi Keras:STPP mencegah partikel padat mengendap di dasar tangki penyimpanan.
Peningkatan Sifat Mekanik:Ini meningkatkan kekuatan dan kehalusan produk keramik akhir.
Stabilitas Glasir yang Ditingkatkan:STPP juga digunakan dalam glasir keramik untuk meningkatkan stabilitas dan konsistensi.
STPP bekerja dengan mendispersikan lempung dan partikel padat lainnya melalui gaya tolak elektrostatik. Ketika ditambahkan ke dalam slip keramik, STPP terionisasi menjadi ion natrium dan fosfat. Ion fosfat teradsorpsi ke permukaan partikel keramik, menciptakan muatan negatif yang mencegah penggumpalan dan mendorong stabilitas suspensi. Hal ini mengurangi viskositas, sehingga slip lebih mudah dipompa dan diproses sekaligus memastikan keseragaman dalam pembentukan keramik.
Dosis optimal STPP bergantung pada komposisi spesifik bodi keramik dan sifat slipnya. Umumnya, dosis yang disarankan adalah:
Slip Tubuh Keramik:0,1%–0,5% dari berat kering bahan baku
Persiapan Glasir:0,05%–0,2% dari total formulasi glasir
Penggunaan STPP yang berlebihan dapat mengakibatkan dispersi berlebih, yang menyebabkan cacat seperti retak atau berkurangnya kekuatan hijau.
Bahan baku utama yang digunakan dalam pembuatan ubin keramik meliputi:
| Bahan | Fungsi | Dosis Khas (%) |
|---|---|---|
| Tanah Liat & Kaolin | Memberikan plastisitas dan struktur | 30%–50% |
| Feldspar | Bertindak sebagai fluks untuk menurunkan suhu sintering | 10%–25% |
| Kuarsa (Silika) | Meningkatkan kekerasan dan kekuatan | 15%–30% |
| Kalsium Karbonat | Mengurangi penyusutan dan meningkatkan keputihan | 5%–15% |
| Natrium Tripolifosfat (STPP) | Dispersan, mengurangi viskositas, dan meningkatkan kemampuan kerja | 0.1%–0.5% |
| Pengikat (CMC, PVA) | Meningkatkan kekuatan hijau dan sifat pengikatan | 0.2%–1.0% |
| Aditif Lainnya | Pewarna, deflokulan, atau penambah sifat khusus | Variabel |
Natrium Tripolifosfat (STPP) berperan penting dalam produksi keramik, terutama dalam mengoptimalkan formulasi slip dan glasir. Dengan bertindak sebagai dispersan dan deflokulan, STPP meningkatkan efisiensi pemrosesan, meningkatkan kualitas produk akhir, dan mengurangi biaya produksi. Namun, kontrol dosis yang cermat diperlukan untuk menghindari dispersi berlebih dan memastikan kinerja terbaik dalam pembuatan ubin keramik.
Kembali ke atas