Zat humat adalah sekelompok senyawa organik alami yang banyak digunakan dalam pertanian, terutama sebagai pengkondisi tanah dan stimulan pertumbuhan tanaman. Tiga jenis utama meliputi:Asam Humat, Asam Fulvik, DanAsam Humat KuningMeskipun terkait, masing-masing memainkan peran berbeda dalam nutrisi tanaman, kesehatan tanah, dan formulasi pupuk.
Asam Humatadalah asam organik dengan berat molekul tinggi yang berasal dari leonardite, gambut, atau lignit. Warnanya biasanya cokelat tua hingga hitam dantidak larut dalam air dalam kondisi asamtetapi larut dalam larutan alkali.
Memperbaiki struktur tanah dan retensi air
Meningkatkan kapasitas menahan nutrisi (CEC)
Meningkatkan aktivitas mikroba
Berfungsi sebagai amandemen organik lepas lambat
Pupuk dasar
Amandemen tanah organik
Memperbaiki tanah yang buruk dan padat
Asam Fulvikadalah fraksi berat molekul rendah dari zat humat. Warnanya kuning hingga cokelat keemasan dansepenuhnya larut dalam air pada semua tingkat pHAsam fulvat sangat mudah diserap tubuh dan dapat diserap langsung oleh tanaman.
100% larut dalam air
Mudah diserap oleh daun dan akar tanaman
Meningkatkan penyerapan nutrisi (kelasi)
Merangsang perkembangan akar dan aktivitas sel
Semprotan daun dan irigasi tetes
Pencampuran dengan pupuk NPK atau mikronutrien
Tanaman respon cepat (sayuran, buah-buahan, hidroponik)
Asam Humat Kuningadalah produk antara yang berasal dari asam humat olahan atau fermentasi biologis. Produk ini mengandung karakteristik asam humat dan asam fulvat, menawarkankinerja seimbangpada aplikasi tanah dan daun.
Berat molekul sedang hingga rendah
Kelarutan air yang baik
Memperbaiki tanah dan mendorong pertumbuhan tanaman
Lebih stabil daripada asam fulvik dalam kondisi stres
Pupuk yang larut dalam air
Pupuk cair organik
Perbaikan tanah + stimulasi tanaman
| Fitur | Asam Humat | Asam Fulvik | Asam Humat Kuning |
| Warna | Coklat tua / hitam | Kuning / coklat muda | Kuning / coklat keemasan |
| Berat molekul | Tinggi (5.000–300.000 Da) | Rendah (<1.000 tahun) | Sedang (1.000–5.000 Da) |
| Kelarutan dalam air | Sebagian (hanya basa) | 100% (semua tingkat pH) | Tinggi |
| Daya serap tanaman | Rendah | Tinggi (penyerapan langsung) | Sedang |
| Kecepatan aplikasi | Pelepasan lambat | Beraksi cepat | Seimbang |
| Fungsi | Pengkondisi tanah | Kelasi nutrisi, bio-stimulan | Fungsi ganda (tanah + daun) |
| Biaya | Rendah | Tinggi | Sedang |
Menggunakanasam humatketika tujuan Anda adalah perbaikan tanah jangka panjang dan peningkatan bahan organik.
Memilihasam fulvikuntuk penyerapan nutrisi yang cepat dan aplikasi daun yang membutuhkan hasil segera.
Pilih untukasam humat kuningketika Anda membutuhkan keseimbangan keduanya – kelarutan, penyerapan, dan dukungan tanah.
Memahamiperbedaan antara asam humat, asam fulvat, dan asam humat kuningMembantu produsen, distributor, dan petani pupuk mengoptimalkan strategi nutrisi tanaman. Masing-masing memainkan peran unik dan dapat dipilih berdasarkan kebutuhan tanaman, kondisi tanah, dan metode aplikasi.
Dengan memilih zat humat yang tepat, Anda dapatmeningkatkan hasil panen, mengurangi penggunaan pupuk kimia, dan meningkatkan kesehatan tanah secara alami.
Kembali ke atas