Pemasok Cina untuk aditif makanan berkualitas tinggi, aditif pakan, bahan kimia harian, bahan kimia pengolahan air, dan pupuk
0086-19851820538 carlos@khonorchem.com
News

Asam Humat vs Asam Fulvik vs Asam Humat Kuning – Memahami Perbedaan untuk Penggunaan Pupuk yang Lebih Cerdas

2025-05-07 Admin

Memahami Perbedaan Antara Asam Humat, Asam Fulvik, dan Asam Humat Kuning

Zat humat adalah sekelompok senyawa organik alami yang banyak digunakan dalam pertanian, terutama sebagai pengkondisi tanah dan stimulan pertumbuhan tanaman. Tiga jenis utama meliputi:Asam Humat, Asam Fulvik, DanAsam Humat KuningMeskipun terkait, masing-masing memainkan peran berbeda dalam nutrisi tanaman, kesehatan tanah, dan formulasi pupuk.


1. Asam Humat – Pengkondisi Tanah

Asam Humatadalah asam organik dengan berat molekul tinggi yang berasal dari leonardite, gambut, atau lignit. Warnanya biasanya cokelat tua hingga hitam dantidak larut dalam air dalam kondisi asamtetapi larut dalam larutan alkali.

Fitur Utama:

  • Memperbaiki struktur tanah dan retensi air

  • Meningkatkan kapasitas menahan nutrisi (CEC)

  • Meningkatkan aktivitas mikroba

  • Berfungsi sebagai amandemen organik lepas lambat

Paling Baik Digunakan Untuk:

  • Pupuk dasar

  • Amandemen tanah organik

  • Memperbaiki tanah yang buruk dan padat


2. Asam Fulvik – Bio-Stimulan Beraksi Cepat

Asam Fulvikadalah fraksi berat molekul rendah dari zat humat. Warnanya kuning hingga cokelat keemasan dansepenuhnya larut dalam air pada semua tingkat pHAsam fulvat sangat mudah diserap tubuh dan dapat diserap langsung oleh tanaman.

Fitur Utama:

  • 100% larut dalam air

  • Mudah diserap oleh daun dan akar tanaman

  • Meningkatkan penyerapan nutrisi (kelasi)

  • Merangsang perkembangan akar dan aktivitas sel

Paling Baik Digunakan Untuk:

  • Semprotan daun dan irigasi tetes

  • Pencampuran dengan pupuk NPK atau mikronutrien

  • Tanaman respon cepat (sayuran, buah-buahan, hidroponik)


3. Asam Humat Kuning – Hibrida Serbaguna

Asam Humat Kuningadalah produk antara yang berasal dari asam humat olahan atau fermentasi biologis. Produk ini mengandung karakteristik asam humat dan asam fulvat, menawarkankinerja seimbangpada aplikasi tanah dan daun.

Fitur Utama:

  • Berat molekul sedang hingga rendah

  • Kelarutan air yang baik

  • Memperbaiki tanah dan mendorong pertumbuhan tanaman

  • Lebih stabil daripada asam fulvik dalam kondisi stres

Paling Baik Digunakan Untuk:

  • Pupuk yang larut dalam air

  • Pupuk cair organik

  • Perbaikan tanah + stimulasi tanaman


Tabel Perbandingan:

FiturAsam HumatAsam FulvikAsam Humat Kuning
WarnaCoklat tua / hitamKuning / coklat mudaKuning / coklat keemasan
Berat molekulTinggi (5.000–300.000 Da)Rendah (<1.000 tahun)Sedang (1.000–5.000 Da)
Kelarutan dalam airSebagian (hanya basa)100% (semua tingkat pH)Tinggi
Daya serap tanamanRendahTinggi (penyerapan langsung)Sedang
Kecepatan aplikasiPelepasan lambatBeraksi cepatSeimbang
FungsiPengkondisi tanahKelasi nutrisi, bio-stimulanFungsi ganda (tanah + daun)
BiayaRendahTinggiSedang




Mana yang Harus Anda Pilih?

  • Menggunakanasam humatketika tujuan Anda adalah perbaikan tanah jangka panjang dan peningkatan bahan organik.

  • Memilihasam fulvikuntuk penyerapan nutrisi yang cepat dan aplikasi daun yang membutuhkan hasil segera.

  • Pilih untukasam humat kuningketika Anda membutuhkan keseimbangan keduanya – kelarutan, penyerapan, dan dukungan tanah.


Kesimpulan

Memahamiperbedaan antara asam humat, asam fulvat, dan asam humat kuningMembantu produsen, distributor, dan petani pupuk mengoptimalkan strategi nutrisi tanaman. Masing-masing memainkan peran unik dan dapat dipilih berdasarkan kebutuhan tanaman, kondisi tanah, dan metode aplikasi.

Dengan memilih zat humat yang tepat, Anda dapatmeningkatkan hasil panen, mengurangi penggunaan pupuk kimia, dan meningkatkan kesehatan tanah secara alami.

Kembali ke atas