Rumus Kimia:
Membentuk: Biasanya tersedia dalam bentuk bubuk putih, butiran, atau serpihan.
Kelarutan: Sangat larut dalam air, membentuk larutan jernih.
Properti Utama:
Kemampuan khelasi yang kuat untuk ion logam seperti kalsium () dan magnesium ().
Bertindak sebagai agen pendispersi untuk mencegah penggumpalan partikel.
Stabilitas termal yang tinggi dan ketahanan terhadap hidrolisis.
Fungsi:SHMP digunakan sebagai penghambat kerak untuk mencegah terbentuknya kerak air sadah seperti kalsium karbonat () dan magnesium hidroksida ().
Mekanisme: Ia mengikat ion logam dalam air, mengurangi ketersediaannya untuk membentuk garam yang tidak larut.
Fungsi:SHMP membantu melindungi permukaan logam pada perpipaan dan peralatan dengan mengurangi aktivitas korosif.
Mekanisme: Membentuk lapisan pelindung dengan bereaksi dengan permukaan logam, mengurangi oksidasi dan karat.
Fungsi:Penyitaan SHMPDanion dalam air sadah, sehingga secara efektif melunakkannya.
Mekanisme: Dengan membentuk kompleks yang larut dengan ion-ion ini, ia mencegah pengendapan garam yang tidak larut.
Fungsi: Menjaga padatan tersuspensi tersebar merata dalam air, meningkatkan kejernihan dan mencegah sedimentasi.
Aplikasi: Berguna dalam pengolahan air limbah industri untuk meningkatkan efisiensi penyaringan.
Pembangkit Listrik: Untuk pengolahan air boiler guna mencegah terjadinya kerak dan korosi.
Pengolahan Air Kota: Digunakan dalam sistem air minum untuk melunakkan air dan mengurangi korosi pipa.
Sistem Pendingin Industri: Mencegah terbentuknya kerak pada menara pendingin dan penukar panas.
Minyak dan Gas:Diterapkan dalam lumpur pengeboran dan sistem pemulihan minyak yang ditingkatkan untuk pengelolaan kualitas air.
Hemat Biaya: Memberikan kinerja yang sangat baik dengan biaya yang relatif rendah.
Kompatibilitas Luas:Dapat digunakan dengan bahan kimia pengolahan air lainnya seperti polifosfat dan dispersan.
Tidak Beracun: Aman untuk aplikasi industri jika ditangani dengan benar.
Meningkatkan Umur Peralatan: Mengurangi biaya perawatan dengan mencegah kerak dan korosi.
Penyimpanan: Simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari kelembapan untuk mencegah penggumpalan.
Penanganan: Gunakan alat pelindung (sarung tangan, kacamata, masker) untuk menghindari iritasi kulit dan mata.
Dampak LingkunganPembuangan fosfat yang berlebihan dapat menyebabkan eutrofikasi di perairan. Dosis yang terkontrol sangat penting.
Dosis SHMP bergantung pada aplikasi spesifik:
Pencegahan Kerak: 3–10 mg/L (dan) dalam air umpan.
Penghambatan Korosi: 5–15 mg/L.
Pelunakan Air: Disesuaikan berdasarkan kesadahan air dan konsentrasi ion.
Hidrolisis:SHMP dapat terhidrolisis seiring waktu dalam air, sehingga mengurangi efektivitasnya.
Sensitivitas pH:Berfungsi paling baik pada rentang pH tertentu (biasanya 6–9).
Kepedulian Lingkungan:Penggunaan yang berlebihan dapat meningkatkan kadar fosfat dalam air limbah, sehingga memerlukan pengolahan yang tepat sebelum dibuang.
Natrium Heksametafosfat tingkat teknis merupakan bahan kimia yang sangat diperlukan dalam proses pengolahan air. Kemampuannya untuk mencegah kerak, menghambat korosi, dan melunakkan air menjadikannya sangat berharga di berbagai industri. Jika digunakan secara bertanggung jawab, SHMP memastikan pengoperasian sistem air yang efisien dan memperpanjang umur peralatan, menjadikannya solusi yang hemat biaya dan andal dalam pengelolaan air industri.
Kembali ke atas